Rabu, 22 Juni 2016

Goodbye masa lalu dan selamat datang masa kini… ヾ(˘▼˘)

Masa kini seseorang itu dibagi dua:
1. Yang berusaha mencapai masa depan
2. Yang masih tenggelam di masa lalu.

Kamu yang mana?
Kalau kata orang², jangan suka melihat ke belakang, nanti nggak fokus sama yg di depan… Masa lalu itu ibarat spion, yg boleh kita tengok sesekali tapi fokus kita tetep ke tujuan di depan kita…
Jangan sampai keseringan lihat spion, eh malah nabrak!
Jangan sampai juga nggak pernah ngeliat spion, eh taunya ditabrak!

Tujuan spion itu satu; biar kita hati²…
Hati² menuju ke depan dan hati² menatap ke belakang! 
Masa lalu itu bagian dari diri seseorang yang nggak bisa dipisahkan, dilupakan, atau dibuang…
Kalo kamu mencintai seseorang, terimalah ia bersama seluruh baik dan buruk kenangan masa lalunya…
Dan jika kamu ingin dicintai seseorang, simpanlah masa lalumu sebagai sesuatu yang pernah kamu lewati dengan tawa dan tangis, suka dan duka, harapan dan asa, bukan membiarkannya mengganggu masa kinimu…


Seringkali yg tidak kamu sadari adalah kamu membiarkan masa lalumu menghantui, sementara di sampingmu ada seseorang yg dengan susah payah membuatmu bahagia…
Adilkah itu untuknya?
Aku rasa tidak?!
Dia, (mungkin) dengan setumpuk luka masa lalu dan dengan berbagai ketakutan, berusaha menjadikan masa lalunya sebagai pelajaran dan pengalaman, agar ia bisa mendampingimu dengan sebaik-baiknya…
Dan kamu, kamu masih aja tenggelam dalam kenangan, berharap dan bergumam “coba dulu nggak begini”, “coba dulu gue begitu”, “harusnya gue sama dia dulu blabla…”
Sudah berapa orang yg sakit hati karena pasangannya ternyata belom move on dari mantannya?
Sudah berapa hati yg terluka karena mengetahui bahwa seseorang yg ia cintai ternyata masih menggenggam hati ya lain?
BANYAK! 
Mungkin juga termasuk aku sih! hahahahaa

Dunia rasanya terbalik, saat mengetahui bahwa wajah yg ada di pikirannya ketika ia memelukmu bukanlah wajahmu…
Apakah benar² tubuhku yg ingin kamu peluk?
Apakah benar² bibirku yg ingin kamu kecup?
Apakah benar² rambutku yg ingin kamu acak² terus cium jidat?
 Banyak orang yg dengan lapang dada memberikan telinganya untuk mendengar hal² yg mungkin melukainya, karena baginya, pasangan yg baik adalah pendengar yg baik…
Bukan berarti aku cuma mau dengerin dia memujiku, tapi paling tidak dia bisa memilah mana yg pantas dibicarakan dan mana yg sebaiknya tidak diucapkan…
Begitupun dengan kamu, kamu, kamu, dan kamukan?
Minyak goreng aja lewat dua kali penyaringan, masa omongan asal keluar aja?
Tapi ya tak apa, semoga kesabaran selalu bersama kamu…
Kalau sudah ga kuat coba lambaikan tangan ke kamera…

Sepedih²nya mencintai adalah mencintai seseorang yg separuh dirinya masih tertinggal di rumah yg lama, tak peduli seberapa indah dan mewahnya rumah yg baru… Semua soal keinginan untuk pindah, keinginan untuk memulai membangun rumah baru, ruangan demi ruangan, keinginan untuk menjadikannya tempat ternyaman untuk ditinggali…
Bukan soal memperbaiki rumah lama yg sudah dimiliki orang lain…
Sebaik-baiknya orang adalah mereka yang menghargai setiap detik waktu yang berlalu, setiap orang yg datang, dan setiap momen yang terjadi di hidup mereka… Sebab, kamu nggak akan pernah tau kapan mereka akan pergi… Dan ketika kamu sadar, mungkin yg kamu punya hanyalah penyesalan… Apa yg kini ada di hidup kamu sesungguhnya jauh lebih berharga dibanding apa yang dulu kamu lewati dan menyisakan luka…
Cobalah memahami bahwa sekalipun kamu terluka, bukan berarti kamu mempunyai hak untuk melukai orang lain… ┓(ˇεˇ)┏


By the way setalah 6tahun aku berpacaran dengan Alit, akhirnya aku putus! Well mungkin terlalu banyak perbedaan dalam hubungan kami. but aku tidak akan pernah melupakan semua kebaikannya misalnya waktu aku kecelakaan dan koma dia setia jagain aku di RS! Dan waktu papi meninggal pun dia temanin aku di rumah duka dan kuburan! Dia itu baik cuma agak ganjen sih dengan wanita… hahahahahaha Dan aku sulit menerima sifat ganjennya, makanya kita bubar… Lebih enak sekarang santai, slow berhubungan sebagai teman… Dia dengan pacarnya yg baru, dan aku dengan pacarku yg baru juga…
Semoga dengan pacarku yg sekarang bisa awet dan langgeng sampai ke pelaminan ya… Umurku yg segini sudah saatnya pacaran yg serius bukan main² lagi…

Oke semoga saya bisa langgeng dengan pacarku si  


Welem Cornelis Hendrik Oematan sampai ke pelaminan ya? Amien (ˇʃƪˇ)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Makasih atas komentarnya… (ʃƪ◦ˇーˇ◦)(◦ˇーˇ◦ʃƪ)